PSSI Bidik Dua Uji Coba Timur Tengah untuk Timnas pada FIFA Matchday November

uji coba timur tengah - ilustrasi berita PSSI Bidik Dua Uji Coba Timur Tengah untuk Timnas pada FIFA Matchday November

PSSI menargetkan dua uji coba Timur Tengah bagi Timnas Indonesia pada jendela FIFA Matchday November. Rencana ini menyasar pertandingan tandang agar skuat Garuda bisa menghadapi lawan dari kawasan tersebut dalam periode internasional yang memungkinkan dua laga.

uji coba timur tengah - ilustrasi berita PSSI Bidik Dua Uji Coba Timur Tengah untuk Timnas pada FIFA Matchday November

Satu lawan sudah dipastikan: Yordania akan menjadi tuan rumah untuk salah satu pertandingan. PSSI saat ini masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari negara Timur Tengah lain sebagai lawan tandang kedua pada periode yang sama.

Rencana uji coba Timur Tengah dan jadwal FIFA Matchday

FIFA Matchday pada bulan November memberi kesempatan bagi tim nasional untuk memainkan dua laga dalam jangka waktu singkat. PSSI memanfaatkan jendela internasional itu untuk menjadwalkan dua pertandingan away di kawasan Timur Tengah, dengan harapan melakukan persiapan yang lebih matang bagi Timnas Indonesia.

Keputusan memilih laga away di kawasan tersebut diposisikan sebagai cara untuk menguji tim melawan lawan dengan gaya permainan berbeda. PSSI berharap pertandingan di sana dapat memberikan pengalaman kompetitif yang dibutuhkan tim pada fase persiapan.

Kepastian Yordania sebagai salah satu lawan

Salah satu pertandingan sudah menemukan kepastian, yakni lawan dari Yordania. Garuda akan melawat untuk meladeni tuan rumah Yordania dalam satu dari dua laga yang direncanakan pada periode FIFA Matchday November.

Konfirmasi Yordania menjadi titik awal pembentukan jadwal dan logistik. Namun, karena dalam jendela internasional tim bisa bermain dua kali, PSSI melanjutkan upaya untuk mengamankan satu uji tanding tambahan di wilayah Timur Tengah.

Proses komunikasi dan kesiapan administratif

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menunggu surat balasan dari calon lawan atau pihak penyelenggara. Pernyataan tersebut disampaikan saat pertemuan di SCTV Tower, Jakarta, pada Senin (14/9/2026), menegaskan bahwa langkah administrasi dan konfirmasi masih berjalan.

“Nanti tunggu surat balasan. Yang pasti kita akan main di Middle East. Mudah-mudahan situasi Middle East juga bagus, ya, supaya memang ini persiapan kita bisa mencoba tim-tim Timur-Tengah,” ujar Erick Thohir. Pernyataan ini menunjukkan PSSI menghendaki konfirmasi resmi sebelum jadwal final diumumkan.

Alasan memilih lawan dari kawasan Timur Tengah

PSSI menjelaskan bahwa alasan utama mengincar uji coba Timur Tengah adalah untuk memperoleh tantangan berbeda bagi skuat. Pertandingan melawan tim-tim dari kawasan tersebut diharapkan memberi gambaran kemampuan tim menghadapi variasi pola permainan yang mungkin ditemui di kompetisi internasional.

Selain aspek teknis, bermain di luar negeri juga menjadi kesempatan bagi tim untuk mengelola perjalanan, adaptasi kondisi cuaca dan lapangan, serta mematangkan persiapan mental pemain saat berhadapan dengan atmosfer tandang.

Langkah selanjutnya dan harapan PSSI

PSSI akan menunggu respons resmi melalui surat dari calon lawan kedua atau federasi yang dihubungi. Jika konfirmasi datang, susunan jadwal dan kebutuhan logistik akan diselesaikan selanjutnya agar kedua laga dapat berjalan sesuai jangka waktu FIFA Matchday.

Erick Thohir mengungkapkan harapan agar situasi di kawasan Timur Tengah kondusif sehingga kedua pertandingan bisa terlaksana. Sampai ada konfirmasi lebih lanjut, publik sepak bola nasional diminta menunggu jadwal resmi dari federasi.

Dengan rencana uji coba Timur Tengah ini, PSSI berharap Timnas Indonesia mendapatkan pengalaman internasional yang berguna untuk menguji materi pemain dan strategi menjelang agenda kompetitif berikutnya.