Bulu tangkis Indonesia sedang menjalani persiapan intensif menjelang tampil pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Para atlet berkumpul di Pelatnas PBSI Cipayung untuk mematangkan kondisi fisik dan kesiapan tim menjelang kompetisi multievent tersebut.

Di sela latihan, terlihat pebulu tangkis ganda putra Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin menjalani sesi di Pelatnas pada Kamis (10/9/2026). PBSI menyiapkan 20 pebulu tangkis untuk memperkuat kontingen Indonesia dengan target utama meraih satu medali emas dari nomor beregu putra.
Bulu tangkis Indonesia: komposisi tim dan target PBSI
PP PBSI mengambil langkah menurunkan 20 atlet bulu tangkis sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Komposisi ini merupakan bagian dari strategi federasi untuk memaksimalkan peluang di nomor beregu serta nomor perorangan yang menjadi agenda kompetisi.
Target yang diumumkan mengarah pada perolehan medali emas di nomor beregu putra, menempatkan fokus utama persiapan pada kekompakan tim serta kesiapan pemain inti yang akan diandalkan dalam pertandingan beregu. Persiapan ini dilakukan agar tim memiliki opsi dan kedalaman pemain ketika menghadapi fase turnamen yang padat.
Persiapan fisik dan teknis di Pelatnas Cipayung
Pelatnas PBSI Cipayung menjadi pusat pelatihan bagi para atlet yang dipilih untuk persiapan Asian Games. Di fasilitas ini, para pebulu tangkis menjalani latihan berintensitas tinggi yang mencakup pemantapan gerak, strategi pertandingan, serta pengembalian kondisi pasca kompetisi sebelumnya.
Latihan di Pelatnas juga dimaksudkan untuk menyamakan ritme permainan antar pasangan ganda dan antarpemain tunggal, sehingga ketika turun di lapangan internasional para atlet telah memiliki koordinasi yang baik dan kesiapan mental menghadapi lawan-lawannya.
Peran ganda putra menjelang pertandingan beregu
Ganda putra menjadi salah satu komponen penting dalam upaya mencapai target beregu putra. Pasangan seperti Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin tampak aktif mengikuti program latihan yang berlangsung di Cipayung, menandakan kesiapan mereka untuk memberikan kontribusi dalam skema tim.
Kesiapan ganda putra tidak hanya dilihat dari hasil pertandingan tunggal, melainkan juga dari bagaimana pasangan dapat membaca permainan lawan, menjaga konsistensi poin, dan beradaptasi dengan tekanan pertandingan beregu yang seringkali berbeda ritmenya dibanding kompetisi individual.
Harapan, tekanan, dan proyeksi menjelang Asian Games
Menjelang keberangkatan ke Aichi-Nagoya, harapan besar menyertai langkah tim bulu tangkis Indonesia. Target satu emas pada nomor beregu putra menjadi tolok ukur yang menambah tekanan sekaligus motivasi bagi para atlet dan tim pendukung.
Tekanan tersebut mendorong perlunya pendekatan yang matang dalam pengelolaan fisik, mental, dan strategi pertandingan. Persiapan di Pelatnas ditekankan untuk menyiapkan kondisi terbaik agar tim dapat menghadapi berbagai gaya permainan dari negara-negara peserta Asian Games.
Seiring berjalannya program latihan, nama-nama atlet yang aktif berlatih di Cipayung akan terus dipantau dan dievaluasi menjelang pengumuman resmi susunan tim yang akan bertanding. Sampai saat itu, fokus latihan dan peningkatan kualitas tim menjadi prioritas utama.
Waktu menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 semakin dekat, sehingga intensitas latihan dan pemantauan kondisi atlet diperkirakan akan tetap tinggi. Harapan dari pihak pelatih dan pengurus adalah tim yang berangkat sudah dalam kondisi terbaik untuk mengemban target dan membawa kebanggaan bagi Indonesia di pentas regional tersebut.



















